Skip to main content

Antara Surabaya dan Semeru


Antara Surabaya dan Semeru

Tersentak di pagiku
Kujarang air untuk kupiku
Merenung kupandang buih
Meregang jarak kemarin di Semeru

Lalu deru mobil melaju meninggalkan teras
Tanda pegawai memulai menjemput laju
Dua tiga lima kali terdengar sirine mengeras
Mengumpat menarik batas



Antara Surabaya dan Semeru
Jengah
Tumpukan kertas inginku
Ingin ku habiskan dalam sekali kejap
Kemudian dia mencibiri cermin
Kepada kertas yang membawanya kemarin
Kemarin di Semeru
Laki, perempuan dan bini orang
Tak hentinya meraung
Minta jawaban kepada seorang amatiran
Lalu kepada siapa kuberkesah?
Kepada anda yang bahkan segan menjawab tanya?
Tanya yang kau buat kabur dibawa kabut
Hilang dan kembali jengah
Kata mereka cinta adalah jawaban
Jawab dari sekian tanya
Sedang sang pecinta tak kurang dirasa
Ibu pernah berucap
Pulanglah bila telah kau temukan
Hai bunda
Haruskah aku pulang sekarang?
Bukankah menakar senang dengan cinta merupakan wujud kekerdilan?
Sama dengan tiga ratus enam puluh derajat mengitari ranu dianggap ketidakwarasan.
Antara Surabaya dan Semeru
Jurang antara beribu ekspektasi dan sejuta mimpi
Ke puncak sekali lagi bersamaku
Bisakah itu?

( Surabaya, May 17, 2016 )

-Ebikdei-

Comments

Popular posts from this blog

Budaya Ngopi di Gresik

Berbeda dengan kebiasaan masyarakat Jawa Tengah dan Jogjakarta yang lebih gemar ngeteh di wedangan, masyakakat Jawa Timur lebih dikenal dengan kebiasaannya ngopi sembari nyangkruk atau nongkrong di warung kopi.

Mescusuar Sembilangan Madura

Beberapa waktu lalu, ketika saya masih berdomisili di kota Surabaya, saya berkesempatan mengunjungi Mercusuar Sembilangan di Madura. Tepatnya tempat ini berada di Kabupaten Bangkalan, Madura. Akses paling mudah ditempuh melalui jalur darat dengan menyeberang jembatan sekaligus jalan tol Suramadu, yang menghubungkan kota Surabaya dengan pulau Madura. Biaya masuk tol untuk sekali masuk terbilang lumayan mahal menurut saya, yaitu Rp 30.000,- untuk angkutan roda empat atau lebih untuk sekali lewat.  Sehingga ongkos untuk sekali pergi dan kembali dari pulau  Madura yaitu Rp 60.000,-. Lumayan juga kan.

Trip 3 Hari 2 Malam di Taman Nasional Tanjung Puting ( TNTP )

Liburan kemana kamu? Ah..itu pertanyan yang hampir semua orang kantor saya tanyakan ketika saya mengajukan cuti selama lima hari.
" Saya mau ke Kalimantan, mau lihat Orang Utan. " " Again? Ke hutan lagi? Kenapa jauh banget?" Well said. Saya belum pernah lho ke luar negeri, dan yang berkata jauh tadi rata-rata sudah pernah liburan ke luar negeri. Praktisnya, selain waktu dan budget yang disiapkan, langkah awal yang harus saya tempuh adalah memilih agen perjalanan untuk Borneo trip saya kali ini. Beruntung, saya mempunyai seorang teman yang berdomisili di Pangkalan Bun , tempat yang saya akan tuju sekaligus sudah pernah ke Taman Nasional Tanjung Puting ( TNTP ). Beberapa kontak agen mulai saya pilah dan pilih dari rekomendasi teman saya tersebut. Pilihan saya jatuh kepada http://beborneotour.com
Trip yang saya pilih adalah sebuah open trip ke TNTP selama 3 hari 2 malam dimulai pada tanggal 21 s/d 23 September 2016. Karena saya hanya mendaftar untuk diri sendiri jadi…