Skip to main content

Story About Cappucinno


Cappucinno

Yeah Cappucinno adalah salah satu jenis dari sajian kopi faforit saya, selain kopi hitam.Meskipun dalam kenyataannya saya lebih sering minum kopi hitam bila dibandingkan dengan Cappucinno,akan tetapi si kopi susu ini tidak pernah saya lupakan.

Cappucinno adalah kopi khas Italia yang merupakan campuran antara kopi dan susu.
Cappucinno sendiri berasal dari kata "cappucin" yang berarti adalah biara wanita yang seragamnya kecoklatan
menyerupai warna khas dari Cappucinno.
Minuman Cappucinno biasa disajikan dengan taburan choco granule sebagai hiasan
manis diatas Cappucinno.Bagi sebagian
pecinta kopi, ada yang meminum Cappucinno dengan tanpa mengaduk Cappucinno mereka sehingga tidak merusak hiasan dari choco granule.Karena bagi sebagian pecinta kopi, choco granule adalah seni yang enggan untuk dirusak begitu saja.




Berikut adalah pengalaman saya dengan beberapa Cappucinno yang
pernah saya cicipi.
Gambar di samping adalah Cappucinno yang pernah saya minum di Kedai Kopi Ku Pas beberapa tahun yang lalu.
Choco Granule yang dibuat oleh barista disusun secara acak dan berantakan.Saya tidak mengerti mengapa disusun demikian, karena setahu saya saat itu, si barista paling gemar menyusun choco granule dengan bentuk hati.









Sedangkan ini adalah Cappucinno dari Omah Sinten.

Omah Sinten sendiri adalah sebuah restoran yang berada di daerah Ngarsopuro, SOLO.Meskipun bukan tempat yang khusus menyajikan kopi,tetapi Cappucinno di sini lumayan berkesan untuk lidah saya.










Minuman Cappucinno di samping adalah racikan dari Kopitiam Oey, SOLO dan merupakan salah satu faforit saya dalam menikmati
kopi di kota SOLO tercinta ini.

Yang khas dari Cappucinno ini adalah si barista kopi masih menyusun choco secara acak.Menurut saya si barista ingin membuat sebuah gambar hati yang kebanyakan dilukiskan dari sebuah Cappucinno, tetapi mungkin gagal atau perspektif saya tentang "hati" tersebut adalah salah.



Cappucinno dari Kampung Kopi Banaran di Bawen adalah Cappucinno terakhir yang saya cicipi beberapa waktu lalu.Bila dibandingkan dengan tampilan Cappucinno yang lain, Capppucinno ini adalah Cappucinno yang paling cantik dengan racikan Kopi Banaran kesukaan saya.








Finally, dimanapun dan kapanpun anda menikmati Cappucinno, bagi saya Cappucinno adalah jenis minuman racikan kopi yang mempunyai rasa paling ramah dan mudah diterima oleh hampir semua lidah manusia, bukan hanya pecinta kopi semata.

Dan tetaplah menjadi Cappucinno bagi banyak orang.

Salam,
~BikDei~


Comments

  1. aku suka black cappucinno nya aja..isoh disebul2..haha

    ReplyDelete
  2. hmmm menarik juga ya berbicara tentang kopi... mau tanya niy sama penulis tentang cappucino kan katnya perpaduan antara kopi dan susu. nah apakah kualitas susunya juga mempengaruhi rasa kopinya? dan bagaimana takaran yang pas?

    sekalian berbagi blog kopi, tapi bahasanya alay niy wkwkwkwk

    http://theshot.coffeeratings.com/

    ReplyDelete
  3. cappucinno nescafe enak! #bukaniklan

    ReplyDelete
  4. Kalau malem biasanya di angkringan deket rumah nich, mantab dan hangat.

    Salam kenal bu ngadmin :-)

    ReplyDelete
  5. Yg jelas, saya suka taburan choco granule'nya... Manis dan terasa mencair di lidah. :)

    ReplyDelete

Post a Comment

Thanks for your comment

Popular posts from this blog

Budaya Ngopi di Gresik

Berbeda dengan kebiasaan masyarakat Jawa Tengah dan Jogjakarta yang lebih gemar ngeteh di wedangan, masyakakat Jawa Timur lebih dikenal dengan kebiasaannya ngopi sembari nyangkruk atau nongkrong di warung kopi.

Mescusuar Sembilangan Madura

Beberapa waktu lalu, ketika saya masih berdomisili di kota Surabaya, saya berkesempatan mengunjungi Mercusuar Sembilangan di Madura. Tepatnya tempat ini berada di Kabupaten Bangkalan, Madura. Akses paling mudah ditempuh melalui jalur darat dengan menyeberang jembatan sekaligus jalan tol Suramadu, yang menghubungkan kota Surabaya dengan pulau Madura. Biaya masuk tol untuk sekali masuk terbilang lumayan mahal menurut saya, yaitu Rp 30.000,- untuk angkutan roda empat atau lebih untuk sekali lewat.  Sehingga ongkos untuk sekali pergi dan kembali dari pulau  Madura yaitu Rp 60.000,-. Lumayan juga kan.

Trip 3 Hari 2 Malam di Taman Nasional Tanjung Puting ( TNTP )

Liburan kemana kamu? Ah..itu pertanyan yang hampir semua orang kantor saya tanyakan ketika saya mengajukan cuti selama lima hari.
" Saya mau ke Kalimantan, mau lihat Orang Utan. " " Again? Ke hutan lagi? Kenapa jauh banget?" Well said. Saya belum pernah lho ke luar negeri, dan yang berkata jauh tadi rata-rata sudah pernah liburan ke luar negeri. Praktisnya, selain waktu dan budget yang disiapkan, langkah awal yang harus saya tempuh adalah memilih agen perjalanan untuk Borneo trip saya kali ini. Beruntung, saya mempunyai seorang teman yang berdomisili di Pangkalan Bun , tempat yang saya akan tuju sekaligus sudah pernah ke Taman Nasional Tanjung Puting ( TNTP ). Beberapa kontak agen mulai saya pilah dan pilih dari rekomendasi teman saya tersebut. Pilihan saya jatuh kepada http://beborneotour.com
Trip yang saya pilih adalah sebuah open trip ke TNTP selama 3 hari 2 malam dimulai pada tanggal 21 s/d 23 September 2016. Karena saya hanya mendaftar untuk diri sendiri jadi…